Pernah nggak, sih, setelah bermain dengan keponakan, kamu tiba-tiba berpikir, “Kayaknya seru juga ya punya anak.” Rasanya menyenangkan melihat tingkah mereka yang menggemaskan. Namun, saat melihat orang tuanya harus bergantian mengasuh, menenangkan tangisan, hingga memenuhi berbagai kebutuhannya, kamu mulai menyadari bahwa membesarkan anak bukan sekadar tentang bermain dan bersenang-senang. Ada tanggung jawab besar yang menyertai setiap tahap tumbuh kembangnya.
Punya anak mungkin belum masuk daftar rencanamu dalam waktu dekat. Apalagi kalau sekarang kamu masih menikmati kehidupan lajang. Namun, pernahkah terpikir bahwa ada hal-hal yang bisa kamu persiapkan sejak sekarang, bahkan sebelum memutuskan untuk menjadi orang tua? Sebab, bekal untuk membesarkan anak ternyata bisa dimulai dari hal-hal sederhana yang kamu lakukan dalam keseharian.
Bayangan menjadi orang tua biasanya berisi momen menyenangkan, seperti mengajak anak jalan-jalan, membacakan cerita, atau menemani langkah pertamanya. Namun, ada juga hari ketika badan lelah dan pekerjaan menumpuk, sementara si kecil tetap membutuhkan perhatian.
Kamu memang belum perlu menghadapi semua itu sekarang. Tapi masa lajang bisa jadi waktu yang pas untuk mulai membiasakan diri. Dikutip dari website RS Pondok Indah, menurut dr. Ashwin Kandouw, Sp.K.J., ada tiga hal utama yang perlu disiapkan sebelum menjadi orang tua yaitu kesiapan fisik, mental, dan finansial.
Soal finansial, kita bisa menabung. Jika terkait dengan kesiapan mental, itu harus dilatih lewat keseharian. Coba perhatikan bagaimana kamu menghadapi rasa kesal. Kalau biasanya langsung membentak atau memendamnya sampai meledak, kamu bisa belajar berhenti sejenak dan menyampaikan penyebabnya dengan tenang. Kebiasaan mendengarkan juga bisa dilatih saat mengobrol dengan teman atau keluarga.
Selain itu, ada beberapa persiapan lain yang bisa mulai kamu lakukan dari sekarang:
Mengurus kebutuhan sendiri
Memasak, membereskan rumah, dan menjaga waktu istirahat melatihmu menjalankan tanggung jawab rutin. Keterampilan ini akan berguna saat pekerjaan rumah perlu dibagi bersama pasangan nanti.
Mengenali pola asuh yang kamu inginkan
Coba ingat kembali masa kecilmu. Apakah kamu diberi kesempatan bercerita? Bagaimana orang tuamu menanggapi kesalahanmu? Dari situ, kamu bisa menentukan mana yang ingin diteruskan dan mana yang ingin diubah.
Melihat kehidupan orang tua secara utuh
Saat bertemu teman yang sudah punya anak, tanyakan juga bagaimana mereka membagi tugas dan waktu istirahat. Cerita keseharian memberi gambaran yang lebih lengkap daripada unggahan momen bahagia saja.
Dari cerita-cerita itu, kamu mungkin mulai menyadari bahwa mengasuh anak hampir mustahil dijalani sendirian. Menyiapkan makanan, menemani bermain, sampai membawa anak berobat perlu dibicarakan bersama pasangan. Kebiasaan mengurus diri sendiri yang kamu latih sekarang akan jadi bekal untuk berbagi peran dengan pasangan demi tumbuh kembang anakmu di masa depan.
Pembagian peran itu juga menyangkut uang. Kalau kamu sudah terbiasa menyisihkan penghasilan dan mencatat ke mana uangmu pergi, kamu akan punya gambaran awal tentang perubahan anggaran saat tanggungan bertambah. Gambaran itu perlu mencakup biaya yang tidak bisa diduga, seperti ketika anak atau anggota keluarga jatuh sakit. Karena itu, memikirkan perlindungan kesehatan sejak sekarang layak masuk dalam rencanamu.
Salah satu bekal yang bisa mulai kamu bangun dari sekarang adalah cara menyiapkan diri dari berbagai risiko, termasuk menghadapi biaya kesehatan. Sekali berobat, pengeluarannya bisa mencakup pemeriksaan, perawatan, sampai kontrol setelah pulang dari rumah sakit. Kalau belum terbiasa memikirkannya, jumlahnya sering mengejutkan, apalagi saat tanggungan sudah bertambah.
Karena itu, masa lajang bisa dipakai untuk belajar mengelola perlindungan kesehatan sendiri. Salah satu pilihan asuransi individu yang bisa kamu pertimbangkan adalah BCA Life Perlindungan Kesehatan Ultima. Produk asuransi kesehatan ini memberikan penggantian biaya di rumah sakit hingga ke seluruh dunia (kecuali Amerika Serikat), sesuai plan yang dipilih. Manfaat utamanya meliputi:
Manfaat rawat inap dan pembedahan
Penggantian biaya saat kamu perlu dirawat atau menjalani operasi, sesuai plan dan ketentuan polis.
Manfaat rawat jalan
Mencakup rawat jalan 60 hari sebelum dan 90 hari setelah rawat inap atau pembedahan, jadi biaya konsultasi dan kontrol lanjutan ikut terbantu.
Manfaat perawatan penyakit kritis
Berguna saat kondisi serius datang dan biaya perawatannya besar.
Manfaat perawatan kecelakaan
Membantu biaya perawatan ketika terjadi kecelakaan yang tidak bisa diduga.
Santunan kematian dan manfaat lainnya
Memberi perlindungan tambahan sesuai ketentuan polis.
Kalau dilihat dari rencana berkeluarga, ada dua hal yang bisa kamu ambil dari sini:
Kamu punya bekal mengelola perlindungan sendiri. Mengenali manfaat, memahami proses klaim, dan menyediakan anggaran premi BCA Life setiap bulan adalah kebiasaan yang berguna ketika nanti ikut mengurus kebutuhan kesehatan keluarga. Pembayarannya juga bisa dipilih secara berkala, bulanan sampai tahunan, sehingga lebih mudah disesuaikan dengan arus kas.
Kebutuhan anak bisa dipertimbangkan saat waktunya tiba. Usia masuk produk ini mulai 30 hari hingga 70 tahun, dengan masa pertanggungan 1 tahun yang dapat diperpanjang otomatis hingga usia 99 tahun. Untuk anak, pengajuannya tetap mengikuti persyaratan dan persetujuan dari pihak asuransi.
Pilihan hari ini cukup kamu sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuanmu sekarang. Ada juga pilihan plan dengan fitur co-payment (pembagian risiko) yang preminya lebih rendah. Ketika sudah menikah atau punya anak, evaluasi lagi bersama pasangan agar anggarannya tetap nyaman dijalani. Anggap ini bagian dari investasi masa depan, kamu menyiapkan perlindungan lebih dulu supaya rencana keluarga tidak mudah terganggu biaya yang tidak terduga.
Pada akhirnya, kesiapan menjadi orang tua tumbuh lewat proses belajar. Kamu bisa memulainya sambil tetap menikmati masa lajang, mengurus diri, memahami tanggung jawab, dan menata keuangan. Kelak, pengalaman kecil itu bisa membantumu menjalani peran baru dengan lebih siap.
PT Asuransi Jiwa BCA berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan