Sakit perut sebelah kiri sering muncul di waktu yang tidak bisa diprediksi. Lagi fokus kerja, santai sore, atau sekadar rebahan sambil main ponsel, rasa nyeri tiba-tiba datang dan bikin aktivitas terganggu. Banyak orang menganggap kondisi ini hal sepele, padahal tubuh sebenarnya sedang memberi sinyal. Rasa tidak nyaman tersebut bisa dipicu kebiasaan harian, pola makan kurang seimbang, sampai kondisi kesehatan tertentu.
Jika kamu cukup sering mengalami kondisi ini, ada baikinya untuk mengetahui lebih dalam penyebabnya sekaligus langkah sederhana menjaga kesehatan perut supaya aktivitas tetap berjalan nyaman.
Nyeri perut sebelah kiri bisa muncul karena berbagai kondisi, baik yang berkaitan langsung dengan organ tubuh maupun dipicu oleh kebiasaan dan kondisi mental sehari-hari. Dikutip dari Healthline.com berikut beberapa penyebabnya:
Gas berlebih, perut kembung, atau sembelit sering menjadi penyebab utama nyeri di sisi kiri. Kondisi ini kerap muncul akibat makan terlalu cepat atau kurang minum air putih.
Produksi asam lambung yang meningkat atau iritasi pada usus dapat memicu rasa perih bertahap. Sensasi tersebut biasanya datang berulang dan terasa mengganggu.
Konsumsi makanan kurang higienis berisiko menyebabkan food poisoning. Gejalanya meliputi kram perut, mual, hingga diare yang membuat tubuh terasa lemas.
Ginjal kiri, limpa, serta pankreas berada di bagian ini. Masalah pada organ tersebut umumnya memunculkan nyeri lebih tajam dan bertahan lebih lama.
Tekanan pikiran, kurang istirahat, atau kelelahan emosional dapat mempengaruhi sistem pencernaan. Kondisi stress sering membuat perut terasa tidak nyaman tanpa sebab jelas.
Tanpa disadari, pola aktivitas dan kebiasan harian juga bisa mempengaruhi kondisi kesehatan perutmu yang memungkinkan bisa memicu masalah ini, seperti:
Kebiasaan ini membuat udara ikut tertelan sehingga memicu kembung dan rasa penuh berlebih. Jadi, usahakan untuk perlahan saja dalam menyantap makanan, tidak perlu terburu-buru.
Lambung tetap memproduksi asam meski belum menerima asupan. Situasi tersebut bisa memicu rasa perih mendadak, usahakan untuk makan tepat waktu dan pilih makanan yang seimbang, ya.
Rasa pedas memang menggugah selera, namun jika terlalu sering dapat mengiritasi saluran pencernaan.
Minim konsumsi sayur serta buah membuat proses cerna melambat. Dampaknya berupa perut terasa berat dan kurang nyaman.
Duduk terlalu lama menurunkan metabolisme tubuh. Usus pun bekerja lebih lambat dari seharusnya.
Menjaga kesehatan perut tidak selalu membutuhkan perubahan besar, tetapi bisa dimulai dari pengaturan pola makan yang lebih seimbang dan pemilihan asupan yang sehat seperti berikut ini:
Sayuran hijau, buah segar, serta biji-bijian membantu melancarkan sistem pencernaan.
Air putih berperan penting dalam proses cerna dan membantu mencegah sembelit.
Pola ini membantu kerja lambung tetap stabil dan mengurangi risiko iritasi.
Gorengan, makanan terlalu asam, serta minuman berkafein sebaiknya dikonsumsi secara bijak.
Aktivitas ringan seperti berjalan santai, peregangan, atau latihan pernapasan membantu menjaga keseimbangan tubuh.
Menjaga kesehatan perut tidak bisa dilepaskan dari konsistensi menjalani pola hidup sehat, mulai dari memilih makanan bergizi, membiasakan camilan sehat, hingga mengatur aktivitas dan pikiran agar tubuh tetap seimbang. Namun, di luar upaya harian tersebut, perlindungan tambahan tetap penting sebagai bentuk antisipasi. Asuransi kesehatan berperan membantu kamu mendapatkan akses perawatan yang lebih tenang, baik melalui asuransi rawat inap maupun layanan asuransi rumah sakit yang komprehensif.
PT Asuransi Jiwa BCA berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan