Banyak pasangan muda menghitung harga rumah dari brosur, lalu membandingkannya dengan dua slip gaji. Kalau angkanya terlihat masuk, rasanya tinggal memilih lokasi. Padahal, keputusan mengambil KPR rumah juga menyangkut kehidupan yang belum terjadi diantaranya, seperti rencana punya anak, kemungkinan pindah kerja, sampai kebutuhan orang tua yang mungkin ikut berubah.
Rumah pertama memang menyenangkan untuk dibayangkan. Tetapi rumah yang nyaman bukan cuma soal cicilan yang berhasil dibayar, melainkan juga apa yang masih bisa kamu dan pasangan lakukan setelah membayarnya.
Cicilan sebaiknya mengikuti rencana keluarga, bukan sebaliknya. Karena ini terkait dengan apa saja yang ingin kamu dan pasangan capai dalam lima tahun ke depan. Dari situ terlihat angsuran seberapa besar yang masih menyisakan ruang untuk semua rencana tersebut, termasuk ukuran dan lokasi rumah yang realistis.
Di samping itu, jangan lupa diskusikan beberapa hal ini dengan pasanganmu:
Hitung pengeluaran setelah rumah dihuni
Selain cicilan, ada listrik, air, transportasi, iuran lingkungan, perawatan, dan perabot. Jangan sampai tabungan habis untuk uang muka, biaya notaris, dan pengajuan kredit. Sisakan dana untuk kebutuhan tak terduga setelah pindah.
Buat dua gambaran anggaran
Satu untuk kondisi sekarang saat masih berdua. Satu lagi untuk saat ada anak atau salah satu dari kamu mengambil jeda bekerja. Dari situ terlihat apakah cicilan tetap nyaman saat kebutuhan berubah.
Pahami jenis bunga
Cicilan saat bunga tetap bisa berbeda setelah masuk bunga mengambang. Minta bank menghitung beberapa skenario sebelum kamu berkomitmen jangka panjang.
BCA dalam artikel edukasinya juga menyarankan bahwa bagian terpenting pengajuan KPR adalah mengukur kemampuan dan kesehatan finansial pribadi. Selain itu, besar cicilan yang disarankan sekitar 30% dari total pemasukan.
Jadi, lihat gambaran keuangan kamu dan pasangan secara utuh, bukan hanya gaji berdua. Kalau sudah ada cicilan kendaraan atau tanggungan rutin, angkanya pasti berbeda. Cek juga apakah penghasilan cukup stabil setiap bulan.
Kalau rumah incaran membuat rencana lain berhenti total, ada pilihan lain, yaitu lokasi berbeda, ukuran lebih sederhana, atau waktu menabung yang lebih panjang. Menunda pembelian bukan berarti rencana kamu dan pasangan gagal. Keinginan seperti jalan-jalan, membeli barang impian, atau ingin mempersiapkan dana pensiun bisa disesuaikan, asalkan perencanaan finansial sudah kamu tetapkan dari awal.
Setelah pindah, hidupmu tidak hanya berisi urusan rumah. Kamu dan pasangan tentunya memiliki berbagai keinginan. Karena itu, anggaran setelah cicilan jangan sampai menyusut jadi sekadar bertahan sampai gajian berikutnya.
Atur sejak awal mana uang untuk kewajiban bulanan dan mana yang disimpan untuk rencana jangka menengah. Sisihkan juga dana darurat yang mudah diakses. Sepakati pula siapa menanggung apa kalau penghasilan salah satu berubah, supaya keputusan tidak dibuat tergesa-gesa.
Tapi dana darurat punya batas. Biaya medis datang tanpa pemberitahuan, sementara tagihan KPR tetap berjalan. Saat kamu atau pasangan harus rawat inap, pengeluaran naik di waktu cicilan tidak boleh telat. Di sinilah asuransi kesehatan bisa melengkapi. Dana darurat menopang kebutuhan sehari-hari, sedangkan asuransi membantu risiko biaya medis sesuai ketentuan polis.
BCA Life Perlindungan Kesehatan Ultima adalah asuransi kesehatan individu yang bisa menjadi support dan mengganti biaya perawatan ketika dibutuhkan. Manfaatnya meliputi:
Manfaat Rawat Inap & Pembedahan
Manfaat Rawat Jalan
Manfaat Perawatan Penyakit Kritis
Manfaat Perawatan Kecelakaan
Santunan Kematian dan manfaat lainnya
Perlindungannya berlaku di seluruh dunia, kecuali Amerika Serikat, dengan manfaat tahunan hingga Rp15 miliar sesuai plan. Rawat jalan ikut ditanggung 60 hari sebelum dan 90 hari setelah rawat inap atau pembedahan. Tersedia juga plan dengan co-payment (pembagian risiko biaya) agar premi lebih rendah.
Soal biaya, pilih Premi BCA Life yang masih nyaman dibayar bersama cicilan KPR. Pembayarannya bisa berkala, mulai dari bulanan sampai tahunan, jadi mudah disesuaikan dengan arus kas keluarga.
Jadi, mana yang didahulukan, rumah atau rencana keluarga? Jawabannya tidak harus salah satu. Cari cicilan yang memberi ruang bagi keduanya, lalu lengkapi dengan perlindungan yang sesuai kemampuan. Rumah seharusnya jadi tempat rencana hidupmu berkembang, bukan alasan semua rencana lain berhenti.
PT Asuransi Jiwa BCA berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan